Bogor - Sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus upaya melestarikan kearifan lokal, masyarakat Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menggelar acara tradisional Sedah Bumi pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Karanggan RT 01/RW 03, Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tersebut dihadiri Babinsa Karanggan Serma Leonard Rajagukguk bersama tokoh masyarakat, Bapak Jaya Sukma, serta warga setempat.
Tradisi Sedah Bumi merupakan salah satu bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh dan sebagai bentuk penghormatan terhadap alam yang menjadi sumber kehidupan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga sekaligus menjaga warisan budaya yang telah berkembang di tengah masyarakat.
Babinsa Karanggan Serma Leonard Rajagukguk mengatakan bahwa kegiatan Sedah Bumi memiliki nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menumbuhkan rasa syukur dan kebersamaan.
«“Kegiatan Sedah Bumi ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Selain sebagai tradisi dan kearifan lokal, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta melestarikan budaya yang ada di Desa Karanggan, ” ujar Serma Leonard Rajagukguk.»
Ia menambahkan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi sosial serta menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat.
«“Kami sebagai Babinsa akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat yang dapat memperkuat persatuan dan gotong royong. Semoga tradisi Sedah Bumi ini terus dilestarikan dan menjadi bagian dari identitas serta kekayaan budaya masyarakat Desa Karanggan, ” tambahnya.»
Sementara itu, tokoh masyarakat Bapak Jaya Sukma menyampaikan bahwa Sedah Bumi menjadi momentum penting bagi warga untuk bersama-sama memanjatkan rasa syukur atas berbagai hasil bumi yang telah diterima.
«“Sedah Bumi adalah bentuk rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala hasil bumi dan rezeki yang diberikan. Kami berharap tradisi ini dapat terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi muda agar kearifan lokal tetap terjaga, ” ungkap Jaya Sukma.»
Danramil 0621-05/Gunung Putri Kapten Inf Taufik Rahman turut memberikan penekanan bahwa kegiatan masyarakat yang mengandung nilai kebersamaan dan pelestarian budaya perlu terus didukung.
«“Kegiatan kearifan lokal seperti Sedah Bumi memiliki nilai positif karena mengajarkan rasa syukur, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat. Kami mengapresiasi peran Babinsa dalam mendampingi setiap kegiatan positif di wilayah binaannya, ” kata Kapten Inf Taufik Rahman.»
Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., juga menyampaikan bahwa pelestarian budaya lokal merupakan bagian dari upaya memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
«“Pelestarian kearifan lokal harus terus dijaga karena menjadi bagian dari jati diri masyarakat. Melalui kegiatan seperti Sedah Bumi, nilai gotong royong, kebersamaan dan rasa syukur dapat terus ditanamkan kepada generasi penerus, ” ungkap Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P.»
Komandan Korem 061/Surya Kancana Brigjen TNI Thomas Rajunio menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat yang tetap menjaga tradisi dan budaya lokal.
«“Kami mengapresiasi masyarakat yang terus melestarikan tradisi dan kearifan lokal. Semoga kegiatan seperti ini dapat memperkuat persaudaraan, menjaga keharmonisan dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat, ” ujar Brigjen TNI Thomas Rajunio.»
Senada dengan itu, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan pentingnya menjaga budaya dan tradisi sebagai kekuatan sosial masyarakat.
«“Kearifan lokal merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Tradisi Sedah Bumi mengandung nilai luhur berupa rasa syukur, kebersamaan dan gotong royong yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, ” tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M.»
Kegiatan Sedah Bumi di Desa Karanggan berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Masyarakat berharap tradisi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menjaga warisan budaya dan kearifan lokal di wilayah Desa Karanggan.

MAMATRAHMAT